Penataan Ruang Kawasan Perdesaan Berbasis Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dalam Rangka Mewujudkan Kedaulatan Pangan Di Indonesia (Melalui Pendekatan Trinity Protection of Sustainability Concept)
Negara Indonesia sebuah negara yang agraris telah melakukan percepatan dalam pembangunan dan pengembangan dalam skenario industri, tanpa memperkuat sektor pertanian yang telah bergerak pada perekonomian nasional. Karena akhir - akhirnya peningkat pangan semakin di butuhkan oleh masyarakat, di karenakan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Adanya penyimpitan tanah pertanian di sebabkan pula oleh fragmentasi tanah, fragmentasi tanah adalah lahan pertanian yang terpencar-pencar atau lahan yang tidak utuh. Dalam perspektif kemampuan kebutuhan hidup, kemiskin rumah tangga ada kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif. Untuk membangun kemandirin dan kedaulatan pangan di butuhkan strategi mencegah krisis pangan dan pengetasan kemiskinan. Bidang pertanian sendiri diperlukan adanya perhatian serius dari pemerintah melalui upaya penguatan internal, yaitu dengan penguatan kelembagaan struktural, pembangunan lembaga cadangan pangan daerah, penguatan dewan ketahanan pangan, dan peningkatan kepedulian Pemerintah. Menyelenggarakan pembangunan Pertanian, Petani mempunyai peran kontribusi besar. Pelaku utama pembangunan Pertanian adalah para Petani, yang pada umumnya berusaha dengan skala kecil, dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan bergantung pada kemampuan bangsa dan negara dalam menciptakan inovasi teknologi pada bidang pangan serta meberikan inovasi kepada pelaku usaha pangan di Indonesia.